Stanley Chia - Understanding A Woman's Heart

About Dr Stanley Chia

Dr Stanley Chia adalah dokter spesialis jantung intervensi dan dokter dengan keahlian di bidang tata laksana penyakit arteri koroner yang kompleks serta berbagai kondisi kardiovaskular. Saat ini Dr Chia menjalani praktik klinis di Mount Elizabeth Medical Centre, Mount Elizabeth Novena Specialist Centre dan Gleneagles Medical Centre.

Memahami Jantung Seorang Wanita

Jantung wanita berbeda dengan jantung pria, serta membutuhkan perhatian khusus.

Dr Stanley Chia, spesialis jantung di Mount Elizabeth Hospitals, menjelaskan mengapa jantung wanita membutuhkan perhatian lebih dan bagaimana wanita dapat merawat jantungnya.

Meskipun penyakit jantung seringkali dihubungkan dengan pria paruh baya atau lebih tua, nyatanya lebih banyak wanita yang menderita penyakit jantung daripada pria di banyak negara. Banyak orang masih berpikir bahwa penyakit jantung adalah penyakit pria, sementara pada kenyataannya, penyakit jantung merupakan salah satu pembunuh utama kaum wanita di seluruh dunia.

Penelitian mengenai penyakit jantung secara historis berfokus pada kaum pria. Namun, karena jantung wanita berbeda dengan jantung pria, maka diagnosis dan pengobatan penyakit jantung pada wanita seringkali masih tertinggal di belakang pria.

Suatu tantangan besar dalam mendiagnosis penyakit jantung pada wanita adalah tanda-tanda peringatan pada wanita dapat berbeda dari tanda-tanda yang tampak pada pria. Ini menyebabkan banyak wanita tidak segera mencari bantuan untuk mengatasi masalah jantungnya.

Gejala serangan jantung yang unik pada wanita

Gejala serangan jantung yang paling khas adalah nyeri dada seperti tertekan – seringkali digambarkan sebagai rasa sesak pada dada yang dapat menjalar hingga ke rahang atau lengan.

Meski demikian, gejala-gejala ini tidak selalu mempengaruhi wanita yang memiliki penyakit jantung. Beberapa wanita tidak mengalami gejala klasik ini dan bahkan dapat mengalami penyakit jantung tanpa nyeri dada sama sekali.

Ketika serangan jantung datang, dibandingkan pria, wanita lebih mungkin mengalami gejala yang tidak khas, seperti

·         Nyeri pada lengan, punggung, leher, rahang atau bahkan perut

·         Nyeri bertahap atau mendadak, yang dapat bertambah dan berkurang, dan seringkali keliru sebagai nyeri ulu hati, gastritis atau nyeri otot

·         Sesak napas, mual atau kepala terasa ringan (pusing)

·         Mengeluarkan keringat dingin

·         Merasa sangat lelah meskipun tidak melakukan kegiatan yang berat

Faktor risiko penyakit jantung pada wanita

Faktor risiko penyakit jantung yang umum, seperti tekanan darah tinggi, kadar kolesterol darah yang tinggi dan obesitas dapat mempengaruhi semua pasien. Namun, beberapa faktor risiko tertentu dapat memainkan peran yang lebih signifikan dalam terjadinya penyakit jantung pada wanita bila dibandingkan dengan pria.

Faktor risiko seperti diabetes, sindrom metabolic, merokok, stres, depresi dan kurangnya aktivitas fisik semuanya memiliki dampak yang lebih besar bagi perkembangan penyakit jantung pada wanita.

Wanita juga memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terkena penyakit jantung jenis lainnya.

Penyakit mikrovaskular coroner adalah suatu kondisi yang mempengaruhi pembuluh-pembuluh darah jantung yang mungil, dan dapat disebabkan oleh rendahnya kadar estrogen setelah menopause.

Pasien dapat mengalami nyeri dada saat mereka beristirahat atau bahkan saat tidur, karena gejala ini dapat dipicu oleh stres.

Wanita juga lebih mungkin mengalami kondisi yang disebut sindrom patah hati, dimana stres emosional yang ekstrem dapat menyebabkan kegagalan otot jantung. Secara umum, wanita cenderung mengalami penyakit jantung 10 tahun belakangan daripada pria.

Bagaimana kaum wanita dapat merawat jantung mereka

Kabar baiknya adalah penyakit jantung seringkali dapat dicegah. Wanita dapat mengendalikan banyak faktor risiko penyakit jantung melalui perubahan gaya hidup dan obat-obatan. Mereka dapat menurunkan risiko terkena serangan jantung dengan melakukan tindakan-tindakan penting berikut ini:

·         Berolah raga teratur

·         Memelihara berat badan yang sehat

·         Tidak merokok

·         Melakukan diet seimbang yang rendah lemak jenuh dan rendah garam

·         Meminum obat-obatan yang diresepkan dokter, seperti pengencer darah (aspirin), obat-obatan untuk menurunkan tekanan darah dan kolesterol, serta obat-obat diabetes bila Anda memiliki kadar gula darah yang tinggi

Yang paling penting, wanita tidak boleh mengabaikan tanda-tanda peringatan penyakit jantung.

Dengarkanlah tubuh Anda, dan jangan mengabaikan apa yang Anda rasakan. Jangan khawatir Anda berpikir terlalu jauh atau merasa bodoh bila ternyata Anda salah. Selalu lebih baik untuk memeriksakan kesehatan Anda!

Hubungi kami untuk mendapatkan janji dengan seorang dokter spesialis dalam waktu 24 jam.

Central Patient Assistance Centre

Hotline 24 Jam: +65 6735 5000

Email: cpac@parkwaypantai.com

Buat janji secara online: www.parkwayhospitals.co.id

 

Daftar AXA Mandiri FitNation Di Sini